Status

Salib

​Cinta barangkali suka melihat kau bangkit

maka ia berkali-kali membiarkan kau jatuh.
Periksalah bekas-bekas lukamu hari ini

Di tubuhmu, di hatimu, apakah terasa?
Paling-paling kau cuma bisa ingat 

tingkah laku luka. 
Luka apa yang paling

bisa mengajarimu waspada?
Senang, susah, rindu, sepi, Seruputlah 

perlahan seperti seorang penikmat kopi.
“Srupuuut….aaahhh, alkamdulilah!”
Sebab tak akan bisa rasa itu kauhadirkan lagi

Sebuah rasa ditakdirkan hidup cuma satu kali.
Cinta barangkali terharu melihatmu 

Seperti bapak memperhatikan anak berjalan.
Ia yakin kau nanti bisa sendiri. 

Menegakkan diri dari rindu. 
Bangkit.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s