Status

Dalam Di

​Aku suatu bait terluka, terkunci

Tak ada yang dengar pintaku

Merayap dalam seloka, terkulai

Menunggu waktu cintamu.
Begitu pintuku dibuka waktu

Matahari mencahayai senyummu 

Dan senyummu mencahayai debu

Debu-debu yang hinggap di hatiku.
Selain aku siapa pendengar derit

Pintuku senang ketika kau datang.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s