Status

KEMISKINAN YANG BAIK

Kakekku dikaruniai kemiskinan yang baik
Baik, seperti Kumbakarna tidur panjang.
Dengkurnya yang terus terang, kencang
dan mengganggu, bikin kakek terjaga.

Kakekku percaya: tabah adalah upaya.
Begini nasehatnya jika aku mulai manja:

“Yang prihatin ya, Nak!
Perih hati pangkal bahagia!”

Ketika seorang anaknya pulang
Nenekku tergopoh-gopoh memeluknya
sambil menangis sejadi-jadinya.

“Mengapa nenek menangis kek?”
“Tentu saja karena terlalu gembira!”

Mendengar itu, Kumbakarna terganggu
Ia bangkit lalu ngluyur entah ke mana.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s