SARINAH

Kutemukan sumber air panas
Kesedihan yang patut dicatat.
Seekor lalat
hinggap di batu
Sepatu kanan seseorang yang terburu-buru
hendak sembahyang, hampir menginjaknya.
Lalat tidak berpikir
apakah Tuhan membencinya, apakah Tuhan
tidak pernah tidak sengaja tidak mencintainya
Apakah itu penting? Aku yakin Tuhan
Mencintaimu
Seekor lalat lebih besar daripada
sebuah agama.Yang perlu kau amalkan
memeluk kesepianmu bukanlah meledakkan kami.
Kebencian adalah kesalahan nomor satu.
Jangan percaya kepada kata
yang dicetak besar-besar
yang sengaja ditaruh di tempat-tempat terhormat.

Waktu hanyalah satu
Keinginan ada seribu
Tidak cukupkah bagimu berada hanya
di situ, memegang keyakinan bahwa
kehidupan yang hangat menanti kita?
Kini kita jauh berbeda, betapa
kita musti gembira
Kita sedang sangat dekat
dengan kemerdekaan masing-masing.

Matahari terbit setiap malam
Dalam mimpi. Lampu-lampu bekerja
Benarkah bayang-bayang kabur tubuhmu
pernah berjalan sendirian ke arahku
Menyerahkan tangan hangat
tangan kanan yang tidak membawa bendera.

Setiap hari, debu
jalanan berebut masuk mata
seperti hendak kasih ingat
di sini kita menunggu apa.
Habis hujan diturunkan
udara malam bergerak
bintang-bintang berkedip-kedip
sebuah doa tertulis di perbatasan
Selamat Jalan Semoga Selamat sampai tujuan.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s