Mengalir

MENGALIR

Air sungai itu tak berkehendak pindah.
Mereka juga tak sedang diam menunggu.
Mereka hanya bergeser makin merendah
memberi tempat bagi yang baru.

Setiap air bernasib air. Mengalir
tenang buyar tersentak menabrak batu.
Begitulah seterusnya aku mengalir
seperti sungai itu, bersamamu.

Sebentar lagi aku bergolak
lalu tergolek di sebuah botol aqua.
Dijauhkan dari riakmu sejenak
rayakan kesendirian yang berguna.

Langit akan menyelamatkan aku.
Setelah hujan aku kembali mengalir
bersamamu, melalui dan merawat sesuatu.
Begitulah inginku sampai Ia mencidukku.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s