ANGIN SEDANG BERJALAN KE BARAT

ANGIN SEDANG MENUJU BARAT
Untuk Frans Nadjira
Angin sedang berjalan ringan ke barat
Membawa serbuk sari bunga padang liar
Menyeberang laut-laut, demi meniupi
Gorden rumahmu yang dihinggapi sepi.
Angin sedang bertiup ringan ke barat 
Meninggalkan mimpi ngeri tuan delusi. 
Naik turun gunung demi menyengat
Kenangan yang jarang kauingat.
“Kami berangkat kesana, tuan puisi! “ 
Begitulah angin itu bersiut pamit
Setelah singgah sejenak di dada
Lelaki tua bikin Pinisi raksasa.
“Aku ikut, angin! ” kataku. 
Angin sedang terbang ringan ke barat 
Menerbangkan segumpal kapas putih
membawa bola hitam berbakal hidup.
Entah jatuh di laut lepas
Atau menjadi pohon kapas
Di halaman rumah kosong itu.

“Aku ikut, angin! ” kataku.
Angin sedang menuju barat 
Kutulis Surya Sengkalamu:
Sayap penyair membentang
Merpati menyingkap cahaya
Panah rasa melesat
Sepasang pintu bersinar.
SG

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s