DI BAWAH PAYUNG

Ada yang memudar bersama payung
Biru cerah langit tersapu mendung
Dan harapan-harapan memucat.
Tapi hujan akan turun menengok daun
Menengok jepun, dan menengok kita.
Mengingat apa yang sedang kita buat
Di bawah payung itu.
Seusai hujan reda
Aku melipat payung kita
Genangan keruh jadi kaca
Aku melongok dalam sana.
Daun-daun hijau basah bergoyang
Sepasang merpati putih melintas
Dan awan-awan kecil jadi payung kita
Lihat,  langit kelabu sungguhnya biasa
Perlahan-lahan kembali membirumuda.
Tapi ibu, jangan beri anak itu payung kejam
Yang jika dimekarkan malah bikin hujan
Hujan paku, genangan darah kelam.

Biarkan anak itu sempat bikin hujan
Hujan warna yang tidak terlalu duka
Warna baru di bawah payung nir-warna.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s