Dahlia

Duh Dahlia
Yang pernah mewangi dan berseri
Malam ini, malam memanggilmu apa?

Yang berdiri lengang tiada berbayang
Yang terpangkas di kamar gelap terkunci.
Duh Dahlia
Yang pernah menghambar dan layu
Pagi ini, pagi memanggilmu apa?

Harum darah yang berkelana
Pencari bakal-bakal pembuluh.
Duh Dahlia
Nanti malam, malam adalah malam
Seorang penipu menyalakan lampu.

Di kamar gelap terkunci, udara menggigil
Kunyalakan setanggi lidi untuk memanggil

Engkau yang pernah mewangi dan berseri.

Engkau kemari untuk pergi ke sana, Dahlia
Pernahkah kaudengar yang pernah kudengar?

Di rumah Bapa, ada banyak taman bercahaya.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s