Perihal Kekhawatiran

Mendung-mendung topi yang tergantung itu tidak pernah merasa risau seperti diriku yang pada suatu hari pernah merasa seperti sedang menjadi mendung yang belum begitu kelabu sehingga sangat khawatir sekhawatir-khawatirnya kalau-kalau menjadi noktah kecil yang dijatuhkan paling akhir dan kalau-kalau kepala tiang listrik tengah sawah atau punggung daun nyiur pinggir padang atau kuncup surau di bawah sana itu yang seketika akan menjadikan diriku pecah berkeping-keping ketika perjalananku sudah mendekati sempurna pulang ke tanah air sebagai sebutir bening utuh yang jatuh di deras arus kotamu atau di tepi sungai sepimu atau di sudut matamu yang tabah menampung kilau cahya sederhana pada suatu peluk senja atau pada suatu tawa pagi secara tanpa berbunyi sama sekali. Ssssst! Diam sejenak. Tukang pigura tak bisa membingkai heningmu. Sama sekali.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s