Ramsiramramsi

RAMSIRAMRAMSI
Bocah itu tergelak geli
sambil memecah hadiah
yang kuraih dengan payah.
       “Ramsiramramsi”
Matanya aquarium bening
luput dari debu dan lumut
       Lugu senantiasa
terhindar dari menjadi dewasa.
Dijadikannya apa-apa
        dari apa pun
dupa dari guguran jepun
lupa dari wangi zaitun
duka dari kardus i-phone.
       “Ramsiramramsi”
Sekali waktu aku pernah duduk,
serasa bersamanya, menertawai diriku
menertawai dunia yang sedang kucintai
      sambil tidak hendak menduga:
Apakah bahagia mengandung bahaya
ataukah nestapa sebanyak tepung tapioka.

       “Ramsiramramsi”

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s