CILUK BA

Siapa mengejarmu
Mengapa kau berlari.
Dengan segenap harap kau pergi
Hendak bernaung kepada mimpi.

Mimpi dimulai ketika ada kegelapan
Yang melindungimu dari kenyataan.
Bukit rindu cemas ditumbuhi duri ganas.

Sebelum mimpi usai
Kenyataan telah duduk di sampingmu.
Sejak sebelum mata dan telingamu
Dibuka oleh apa
Dan mengingatkan siapa.

Kepada matamu yang belum siap
Tiba-tiba disodorkan wajah kenyataan
yang tadi ditangkup jari-jari hitam
Sambil menyeringai bilang, “Badala!”

Sesungguhnya
Siapa sibuk mengejar
Dan siapa sibuk berlari
Sibuk dikejar diri sendiri.

Di bukit rindu cemas
Yang ditumbuhi duri ganas
Ingin kudengar nafas kau di sana
Sedang bermimpi “Ciluuuk, Ba!”
Dengan tenang, sedikit manja
Bersama saya.

SG

2 thoughts on “CILUK BA

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s