Sekolah

SEKOLAH
Telah kubongkar isi rumah. Lihatlah:
baju, radio, kulkas, buku-buku, ranjang
dan aneka keyakinan yang pernah kucintai
yang dikumpulkan dengan bersusah-susah
Telah menjadi usang dengan mudah
Segala yang kukira kumiliki
Adalah tanggungan
Aku harus pergi subuh ini
Memikul kuk yang enak, pemberianmu
Mengusung kenangan, rindu dan mimpi
Yang serba sedikit, serba secukupnya.
Di tempat baru
kutemukan orang-orang baru
Barang-barang baru, detik-detik baru
Dan segala yang akan segera berlalu.
Serta sebuah pertanyaan yang begitu-begitu saja
    “Apa yang awetnya melebihi kenangan?”
Di sana aku disekolahkan dengan dua ujian saja:
diberi yang tak kupinta dan kehilangan yang kucinta.

Eh, seperti ada yang duduk sambil terpingkal-pingkal.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s