Yang Dilakukan Istrimu Semenjak Kau Pergi

YANG DILAKUKAN ISTRIMU
Semenjak Kau Pergi
Bila langit mendung wajahnya malah cerah
dicucinya beberapa potong pakaian bersih.
Tak pernah ketinggalan baju kesukaanmu
yang padahal sudah tidak pernah kaupakai.
Gerimis datang, senyumnya jadi pelanginya.
Bajumu dibiarkan jadi yang terlanjur basah
”Cepatlah bantu aku sayang” bisik pelan
kepada baju yang [apa) sudah kaulupakan?
Di rumah tubuhnya dibiarkan tetap basah
Di gerimis itu tentu ada air matamu
Pastilah kau nanti pulang bawa oleh-oleh
air mata yang murni, asli dari matamu.
Di ruang tamu, ia bercakap-cakap dengan bajumu
sambil sebentar-sebentar didekap, dan didekap
”lebih eratlah sayang. kurang hangat?”
 lalu didekap-dekap ”terasa agak kering?”
Sebelum senja, ia menyeduh teh hangat dua cangkir
Sebentar-sebentar duduk, sebentar-sebentar melongok
ke pagar dari jendela kamar, tempat kalian dulu suka
berbuat doa sebelum tidur.
Pagi-pagi sekali ia minum teh kemarin
                                  dua cangkir sekaligus
sambil berdoa supaya kau dijauhkan dari haus.

“nanti sore aku buatin yang lebih hangat”

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s