SURAT DARI JAUH

SURAT DARI JAUH
Kakekku dikarunia kemiskinan yang baik
Kemiskinan yang baik memberkati kakekku
Segala pengeluaran, termasuk kata-kata
Bisalah diatur, secukup-cukupnya.
Nenek mengajariku tabah
Menahan segala, termasuk air mata
           Tabunglah air matamu
            supaya kelak berbunga pelangi.”
Nenekku pernah melihat kakek menangis. Sekali
Sewaktu nenek bilang ailofyu sambil menyerahkan
giginya yang tanggal tua. Apa jawaban kakek?
             Kakek menelan gigi itu.
Prenjak-prenjak berloncatan di dahan bugenfil
Surat kecil datang dari jauh menemui nenekku
yang matanya kaya raya
             “Mbok, aku berhasil
               menjadi manusia”
Sepasang embun hangat segera bergelayut di sudut mata
Nenekku segera memberkati surat kuyu, yang miskin kata itu
dengan kekayaannya. Air mata itu mengalir dengan bahagia
Warna-warni pelangi berkilau di tiap tetesnya.
Pipi merahku o pipi merahku, apa gerangan

Bahagia itu sungguh-sungguh rahasia.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s