PURNAMA DI JATI JAGAT

Malam menyalakan aku,  dan engkau dimana
Purnama serius menerangi kantong-kantong sajak.
Satu demi satu kata kurogoh. Deg, deg, deg…hingga
Kosong kantong sajak ini, engkau belum kutemukan.

Bulan ini, apa engkau telah menemukan engkau
Agustus bermimpi di bawah daun jati telungkup.
Dua ribu percik apiku merindukan tetes airmu
Empat belas embun umur enam tujuh tahun.

Engkau, Nah hampir kucoret namamu dari sajak
Ulang ini berlaku tidak untuk lain kesempatan.
Tahun tahun berlalu,  biar kali ini kutulis engkau
Aku? Biar kali ini kusingkirkan diriku. Kemarilah.

Datang! Bawakan daku sedikit sunyimu.



KPB Renon 2014
sg

 

 

 

Frans & Umbu

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s