Seorang Pelukis Kebahagiaan

Seorang pelukis kebahagiaan
Berjanji melukiskan aku sebuah wortel
yang harus di-jus untuk kesehatanmu.

Suatu ketika aku datang kepadanya
“Ini gelas bening tinggi” katanya
“Gelas itu nampak jujur sekali
Saya suka” kataku, “terus?”

“Ini parut yang tajam” katanya
“Parut itu nampak berkilau sekali.
Saya suka” kataku, “terus?”

“Ini saringan yang rapat” katanya
“Saringan itu nampak selektif sekali.
Saya suka, kataku, “terus?”

“Ini kamu” katanya
“Wortel itu nampak kurus sekali.
Saya duka” kataku, “cukup”

Lukisan itu menemani jam dinding
Lukisan dan jam dinding menemaniku
Sakitmu tidak dapat disembuhkan
oleh sakitku.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s