sajak-sajak yang bersedih

Tidak kutuliskan sajak-sajak yang bersedih. Sajak-sajak yang bersedih, bukan aku. Yang bersedih biarlah sajak-sajakku, dan jangan sampai engkau. Sebab dunia ini lebih membutuhkan senyummu dan bukan sajak-sajakku yang bersedih.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s