Ini musim hujan tapi keningmu masih jauh

Ini musim hujan tapi keningmu masih jauh
maka perlu kuperingati keningku sendiri
“Jangan lupa membawa payung yang benar”

Ada yang terlepas dari langit gelapku
cuma tetes-tetes air. Sebelum pecah
sebelum menggenang, biarlah mampir
sebelum tinggal kenangan di keningmu.

Tiba-tiba aku seperti kunang-kunang
yang bergegas terbang menuju keningmu
hendak mengambil kembali payungnya
yang ketinggalan di bawah rimbun alismu.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s