Kepada Engkau

2014-03-21_n

Sejak bunga
yang kaurawat       di beranda  waktu itu
pagi dan siang serta  sore  menabur  cemas
cemas  yang  tak  terkatakan  tidak  tersajakkan.
Tanpa  kata-kata  engkau percaya kepada cahaya
dengan air secukupnya,           engkau mendoakan
yang  belum  bunga                   supaya  berbungalah.
Kini sudah bungamu                  bisa membungakan diri,
bahkan  telah  biasa                   pula menggugurkan diri
Disemarakkannya,                     kemudian disamarkannya
setiap aroma, serta                    warna-warni  harapanku.
Kau masih hidup?                      Kau memang suka begitu
kepada  kenanga                         yang  sedang mekar itu
di pojok dada                                hijau remang sempit ini.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s