Pada Pagi Hari

Pada pagi hari,
seekor jago tidak pernah terlambat bangun dan berkokok
sedangkan seekor kelelawar pulang dari begadang lalu tidur.
Mungkin aku seekor kelelawar sedangkan engkau seekor jago.

Ibu membenci perilakuku.
Ibu menginginkan aku bisa seperti engkau
–selalu bisa bangun pagi lalu berkokok.
Barangkali ibu tidak tahu aku seekor kelelawar.
Barangkali ibu tidak peduli apakah aku seekor kelelawar.

Ibu kita sangat masyarakat, bukan?
Tapi bagaimana lagi, Kak? Jika tidak nurut,
aku pasti tidak diberi makan, aku pasti dihukum.

Bersediakah engkau mengajari aku
supaya aku–seekor kelelawar–bisa bangun pagi
dan, sedikit demi sedikit, bisa berkokok?

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s