Butir-Butir Air di Daun Talas

Segala yang di luar selalu basah oleh gerimis
Orang yang lewat di jalan kecil itu melihat kita
Jendela jadi bingkainya, kita jadi lukisannya

Kita sepasang penonton butir-butir air
di daun-daun talas yang menadah ke atas
seperti telapak tangan orang memohon berkah

Butir-butir air di atas daun talas
menggelinding seperti butiran berlian
membawakan kilau cahya mentari
bening kilau yang meresap ke sepi

Meskipun begitu, masih selalu
hujan kecil membukakan jendelaku
meski engkau pun telah berlalu

Segala yang di luar masih basah
oleh gerimis
Jika ada orang melongok keluar
jendela rumahnya jadi bingkai
aku jadi seorang lukisan

Aku si kurus pengenang butir-butir air
dengan telapak tangan menengadah ke atas
seperti daun daun talas menangkis gerimis

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s