“Bagaimanakah rupa kesedihan kita?”

“Bagaimanakah rupa kesedihan kita?” engkau belum pernah bertanya seperti itu. Sebab, kita sudah pernah bersama-sama melihatnya. Engkau melihatnya di mataku dan aku melihatnya di matamu. Ada kilau-kilau pada rupanya.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s