penulis buku harianmu

gigi kelinci yang pernah nempel di helm warna kesukaanmu itu masih suka ikut tertawa ketika aku sedang geli sendiri menyadari betapa sering aku nenoleh ke belakang setiap kali kembali dari warung es soda gembira sambil kepikiran cita-cita lama: menjadi penulis buku harianmu.

2 thoughts on “penulis buku harianmu

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s