SESI PEMOTRETAN

“Wajahnya tolong agak ditundukkan sedikit, lalu kedua tangan diluruskan ke bawah, tapi jangan kaku, kendor saja! Nha…e…coba tangan kiri diletakkan di atas karung saja!”

Tum mencoba mengikuti instruksi itu. Wajahnya ditekuk.

“Masih kurang kelihatan bersedih. Ayolah…berusaha, kamu pasti bisa. Lakukanlah ini demi kaummu. Nanti kalau pameran kemiskinan ini sukses mengangkat pamor calon walikota kita, kalian juga yang akan bahagia!”

Tum berusaha lebih keras, tapi wajahnya tetap kelihatan gembira. Sebab tadi malam istrinya sudah sembuh dan hari itu hasil memulung sampah sangat lumayan. Soalnya persiapan kampanyenya memang tidak tanggung-tanggung.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s